Blog

Equityworld Cirebon | Tarif Trump Tidak Sah, Harga Emas Naik Tembus US$ 5000 Lagi!

15:37 22 February in Market Update
0 Comments
0
0 0
Read Time:3 Minute, 28 Second

Equityworld Futures Cirebon – Pergerakan pasar terkini: Equityworld Cirebon | Tarif Trump Tidak Sah, Harga Emas Naik Tembus US$ 5000 Lagi!. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia menembus level US$ 5000 per troy ons lagi setelah Mahkaman Agung memutuskan tarif Trump tidak sah. Merujuk data Refinitiv, pada perdagangan Jumat kemarin (21/2/2026) harga emas naik 2,22% menembus level US$ 5.107,32 per troy ons.

Menandai penguatan selama tiga hari beruntun. Dalam sepekan, harga emas menguat kisaran 0,30%, melanjutkan tren positif selama tiga minggu. Sementara, jika menarik lebih jauh ketika harga emas sudah pulih kisaran 16%, setelah sempat jatuh ke bawah level US$ 4.500 per troy ons pada akhir bulan lalu. //

Putusan ini membatalkan tarif resiprokal dan menekan dolar karena pasar mulai menghitung potensi pengembalian dana serta meredanya tensi dagang. Pada 20 Februari 2026, Mahkamah Agung AS memutuskan dengan suara 6-3 bahwa Trump tidak memiliki kewenangan konstitusional untuk menetapkan tarif impor global melalui otoritas darurat ekonomi yang disebut International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) Mahkamah Agung menyatakan bahwa hanya Kongres, bukan presiden, yang punya wewenang membentuk tarif/pajak atas impor, dan IEEPA tidak memberikan kewenangan tersebut kepada presiden.

Kenapa ini penting?

Putusan ini membatalkan banyak tarif yang diberlakukan sejak April 2025, termasuk yang dikenal sebagai tarif “reciprocal” terhadap hampir semua negara, karena dasar hukumnya dianggap tidak sah. Sebagai catatan juga, ruling ini adalah kekalahan besar bagi kebijakan perdagangan Trump, Tapi masih ada pertanyaan tentang bagaimana tarif yang sudah dikumpulkan (miliaran dolar) akan ditangani, termasuk kemungkinan pengembalian dana kepada importir. Pembatalan ini berlaku untuk tarif yang dilakukan di bawah IEEPA, tapi pemerintahan masih bisa mencoba menetapkan tarif lain menggunakan dasar hukum yang berbeda (misalnya undang-undang perdagangan tertentu yang memang memberikan wewenang Kongres). Selain sentimen soal pembatalan tarif, kenaikan harga emas juga tetap didukung oleh data ekonomi AS yang melemah.

Pertumbuhan PDB kuartal IV hanya 1,4%, sementara inflasi inti PCE justru naik ke 3%, membuat arah kebijakan The Fed kembali tidak pasti. Di sisi lain, ermintaan aset safe haven masih kuat di tengah peningkatan kehadiran militer AS di Timur Tengah dan ancaman balasan dari Iran, yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Meski permintaan fisik dari Asia masih cenderung sepi pasca Lunar New Year, emas tetap berada di jalur penguatan mingguan.

Kombinasi ekonomi yang melambat, inflasi yang masih lengket, serta tensi geopolitik membuat emas terus mendapat dukungan, bahkan saat The Fed terbelah dan klaim pengangguran masih relatif rendah di 206 ribu. Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan Equityworld Futures Research.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Cirebon mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *