Blog

PT EQUITYWORLD FUTURES CIREBON – Emas Bertahan Usai Sinyal Kemajuan Deal AS-Iran

10:23 26 May in Gold, Market Review
0 Comments
0
0 0
Read Time:4 Minute, 1 Second

Ketegangan Mulai Mereda, Emas Bernapas Sejenak

Harga emas kembali menunjukkan daya tahannya setelah pasar menerima sinyal positif dari perkembangan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan akan tercapainya kesepakatan terkait pembukaan kembali akses Selat Hormuz memberi sedikit ketenangan bagi investor global yang selama beberapa bulan terakhir dihantui ketidakpastian geopolitik dan ancaman inflasi energi.

Bullion diperdagangkan di sekitar US$4.560 per ounce setelah sempat melonjak 1,4% pada sesi sebelumnya. Di pasar Singapura, spot gold tercatat turun tipis 0,2% menjadi US$4.561,16 pada perdagangan pagi. Meski terkoreksi ringan, pergerakan ini tetap menunjukkan bahwa emas masih mempertahankan kekuatannya di tengah perubahan sentimen pasar.

Perhatian investor kini tertuju pada arah negosiasi antara Washington dan Teheran. Presiden AS Donald Trump menyebut pembicaraan mengenai perpanjangan gencatan senjata dan pelonggaran pembatasan pelayaran di Selat Hormuz β€œberjalan dengan baik.” Pernyataan tersebut langsung memicu respons pasar karena Selat Hormuz merupakan jalur distribusi energi paling penting di dunia.

Jika akses pelayaran benar-benar kembali normal, pasokan minyak global diperkirakan membaik dan tekanan harga energi bisa mereda. Situasi ini dianggap mampu mengurangi ancaman inflasi yang selama ini menjadi salah satu faktor utama pendorong volatilitas pasar global.

Investor Mulai Mengubah Arah Pandangan

Selama konflik berlangsung, pasar berkali-kali dibuat khawatir oleh potensi terganggunya distribusi minyak dunia. Ketika harga energi melonjak, ekspektasi inflasi ikut naik dan bank sentral diperkirakan akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama.

Kondisi tersebut menjadi tekanan besar bagi emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil bunga, emas biasanya kehilangan daya tarik ketika suku bunga meningkat. Investor cenderung beralih ke instrumen yang menawarkan return lebih tinggi seperti obligasi pemerintah atau dolar AS.

Namun kini arah sentimen mulai berubah. Harapan meredanya konflik memberi peluang bagi pasar untuk kembali menilai risiko inflasi secara lebih tenang. Inilah yang membuat emas berhasil bertahan meski sebelumnya sempat mengalami tekanan cukup tajam.

Faktanya, sejak konflik pecah pada akhir Februari lalu, harga emas telah melemah sekitar 13%. Penurunan itu terjadi karena pasar menilai lonjakan inflasi akibat harga energi dapat memicu kebijakan moneter yang lebih agresif dari bank sentral global.

Meski demikian, kondisi terbaru menunjukkan investor belum sepenuhnya meninggalkan emas. Banyak pelaku pasar masih mempertahankan posisi mereka karena ketidakpastian geopolitik belum benar-benar hilang.

Risiko Geopolitik Masih Membayangi Pasar

Walaupun pembicaraan AS-Iran menunjukkan kemajuan, situasi di Timur Tengah masih jauh dari kata aman. Iran dilaporkan meminta agar penghentian konflik di Lebanon turut dimasukkan dalam bagian kesepakatan. Permintaan ini menambah kompleksitas negosiasi yang sedang berlangsung.

Di saat bersamaan, media lokal melaporkan adanya ledakan di Selat Hormuz pada jalur transit yang sebelumnya telah disetujui Teheran. Kabar tersebut kembali memunculkan kekhawatiran bahwa stabilitas kawasan masih sangat rapuh.

Ketegangan juga meningkat setelah Israel menyatakan akan memperluas serangan terhadap Hezbollah meskipun proses negosiasi antara AS dan Iran terus berjalan. Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa konflik regional dapat kembali memanas sewaktu-waktu.

Bagi pasar emas, situasi seperti ini menciptakan tarik menarik sentimen yang sangat kuat. Di satu sisi, harapan perdamaian mengurangi kebutuhan investor terhadap aset safe haven. Namun di sisi lain, potensi eskalasi baru membuat emas tetap memiliki daya tarik sebagai pelindung nilai.

Inilah alasan mengapa harga emas saat ini cenderung bergerak bertahan dibanding mengalami penurunan tajam.

Dolar dan Logam Mulia Lain Bergerak Terbatas

Pergerakan pasar logam mulia lainnya juga menunjukkan kehati-hatian investor. Harga perak turun sekitar 0,5% ke level US$77,69 per ounce. Sementara platinum dan palladium relatif stabil karena pelaku pasar masih menunggu kepastian arah geopolitik berikutnya.

Di pasar mata uang, indeks dolar Bloomberg bergerak cenderung datar setelah sebelumnya turun 0,3%. Stabilnya dolar ikut membantu emas mempertahankan posisinya karena tekanan dari penguatan mata uang AS menjadi lebih terbatas.

Meski begitu, sejumlah analis menilai pemulihan emas yang lebih kuat masih membutuhkan perubahan besar dalam hubungan antara aset aman dan aset berisiko. Selama investor masih melihat peluang stabilisasi ekonomi global, kenaikan emas kemungkinan tetap terbatas.

Saatnya Investor Lebih Waspada

Perkembangan negosiasi di Selat Hormuz kini menjadi faktor paling menentukan bagi arah pasar emas jangka pendek. Jika kesepakatan benar-benar tercapai dan distribusi energi global kembali normal, tekanan inflasi bisa mereda lebih cepat dan emas berpotensi kehilangan sebagian momentumnya.

Namun jika pembicaraan kembali menemui hambatan atau konflik regional semakin meluas, permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven dapat kembali melonjak tajam.

Karena itu, investor perlu mencermati setiap perkembangan geopolitik dengan lebih disiplin. Pasar saat ini bergerak sangat sensitif terhadap berita terkait Timur Tengah, terutama yang menyangkut jalur energi global dan stabilitas kawasan.

Di tengah ketidakpastian tersebut, emas tetap menjadi aset penting yang mampu menawarkan perlindungan ketika pasar menghadapi gejolak besar. Dan selama risiko geopolitik belum benar-benar hilang, logam mulia ini kemungkinan masih akan menjadi pusat perhatian investor dunia.

Β Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *