Blog

pt equityworld futures trillium surabaya

PT EQUITYWORLD FUTURES CIREBON – Emas dan Perak Cetak Rekor Baru di Tengah Ancaman Tarif Trump: Safe Haven Kembali Jadi Primadona

04:00 19 January in Commodity, Gold
0 Comments
0

Attention Pasar global kembali diguncang. Emas dan perak melesat ke rekor tertinggi baru setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman tarif terhadap delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Pernyataan keras ini langsung memicu kegelisahan pasar, mendorong investor berbondong-bondong mencari perlindungan ke aset aman. Dalam hitungan jam, logam mulia menjadi bintang utama, sementara aset berisiko mulai ditinggalkan.

Lonjakan ini menegaskan satu pola klasik yang kembali terulang: ketika tensi geopolitik dan perdagangan meningkat, emas dan perak hampir selalu menjadi tujuan utama arus dana global. Kali ini, pemicunya bukan sekadar retorika biasa, melainkan ancaman tarif konkret dengan jadwal yang jelas dan potensi eskalasi besar.

Interest Trump menyebut tarif awal sebesar 10% akan mulai berlaku pada 1 Februari 2026, dan berpotensi meningkat hingga 25% pada Juni 2026. Targetnya adalah negara-negara Eropa yang secara terbuka menentang kebijakan AS terkait Greenland. Pasar menilai ancaman ini serius karena berpotensi memicu respons balasan dari Uni Eropa, yang selama ini dikenal tidak ragu mengambil langkah tegas jika kepentingannya terancam.

Kekhawatiran tersebut semakin menguat setelah muncul kabar bahwa para pemimpin Eropa akan menggelar pertemuan darurat dalam beberapa hari ke depan. Agenda utamanya adalah membahas opsi balasan, termasuk kemungkinan pengenaan tarif terhadap barang-barang asal AS dengan nilai puluhan miliar euro. Bagi investor, ini adalah sinyal bahwa konflik dagang bisa segera naik level, bukan lagi sekadar perang kata-kata.

Situasi menjadi makin panas dengan munculnya wacana dari Prancis untuk mendorong penggunaan “anti-coercion instrument”, instrumen retaliasi paling kuat yang dimiliki Uni Eropa. Jika mekanisme ini benar-benar diaktifkan, dampaknya bisa signifikan, bukan hanya bagi hubungan AS-Eropa, tetapi juga bagi stabilitas perdagangan global. Dalam kondisi seperti ini, ketidakpastian meningkat tajam, dan pasar cenderung mencari aset yang dianggap paling aman.

Desire Reaksi pasar pun sangat jelas. Harga spot gold melonjak sekitar 1,7% ke level $4.676 per ounce, bahkan sempat menyentuh puncak $4.690. Ini menandai rekor baru yang memperkuat tren bullish emas dalam beberapa waktu terakhir. Perak tampil lebih agresif, melesat sekitar 3,9% ke $93,63 dan sempat menyentuh $94,12, mencerminkan minat beli yang sangat kuat dari investor spekulatif maupun lindung nilai.

Tidak hanya emas dan perak, logam mulia lain seperti platinum dan palladium juga ikut menguat, sementara dolar AS melemah tipis. Kombinasi ini semakin memperkuat daya tarik logam mulia sebagai aset safe haven. Bagi banyak pelaku pasar, emas dan perak kini bukan sekadar alat lindung nilai, tetapi juga peluang untuk memanfaatkan momentum ketidakpastian global.

Secara psikologis, konflik perdagangan berskala besar selalu menciptakan rasa takut akan perlambatan ekonomi, gangguan rantai pasok, dan tekanan inflasi. Dalam kondisi seperti itu, emas sering dipandang sebagai “mata uang terakhir” yang nilainya relatif stabil. Perak, dengan karakter volatilitas yang lebih tinggi, menawarkan potensi imbal hasil lebih besar, meski dengan risiko yang juga lebih tinggi. Inilah alasan mengapa keduanya sama-sama diburu dalam fase pasar seperti sekarang.

Action Ke depan, fokus pasar akan tertuju pada dua hal utama. Pertama, seberapa agresif langkah balasan Eropa terhadap ancaman tarif AS. Apakah hanya berhenti pada pernyataan politik, atau benar-benar diwujudkan dalam kebijakan konkret yang memukul perdagangan global. Kedua, apakah tekanan politik AS terkait Greenland akan semakin diperluas dan memicu konflik baru dengan negara-negara lain.

Selama ketidakpastian ini masih tinggi, emas dan perak berpotensi tetap menjadi “pelarian favorit” investor. Bagi pelaku pasar, kondisi ini bisa menjadi momentum untuk meninjau kembali strategi lindung nilai dan diversifikasi portofolio. Logam mulia kembali membuktikan perannya sebagai penjaga nilai di tengah badai geopolitik dan perang dagang.

Dengan eskalasi yang masih terbuka lebar, satu hal tampak jelas: selama risiko global belum mereda, kilau emas dan perak kemungkinan besar akan terus bersinar.

5 Poin Inti:

  • Ancaman tarif Trump ke negara Eropa memicu lonjakan safe haven ke emas dan perak.
  • Tarif 10% mulai 1 Februari 2026, berpotensi naik menjadi 25% pada Juni 2026.
  • Eropa menyiapkan pertemuan darurat dan opsi tarif balasan terhadap barang AS.
  • Prancis berpotensi mendorong aktivasi “anti-coercion instrument” Uni Eropa.
  • Harga terbaru: gold sekitar $4.676/oz (high $4.690) dan silver sekitar $93,63/oz (high $94,12).

Sumber: Newsmaker.id

No Comments

Post a Comment