Equityworld Cirebon | IHSG Sideways, Sepekan Saham Ini Dihajar Asing
Equityworld Futures Cirebon – Pergerakan pasar terkini: Equityworld Cirebon | IHSG Sideways, Sepekan Saham Ini Dihajar Asing. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak sideways sepanjang pekan pendek ini, mayoritas saham konglomerat masih jadi target jualan asing. Pada Jumat pekan ini (20/2/2026), IHSG koreksi tipis 0,03% ke posisi 8.271,77. Selama lima hari perdagangan, pergerakan indeks masih bertahan di atas level 8000, tetapi masih sulit menguat ke atas 8400. //
Di posisi berikutnya, saham perbankan besar seperti Bank Central Asia (BBCA) juga mengalami net sell cukup dalam, yakni sekitar Rp705,2 miliar. Sektor pulp & paper melalui Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) turut masuk daftar dengan net sell sekitar Rp165,3 miliar, diikuti oleh saham teknologi GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) yang mencatatkan net sell sekitar Rp138,7 miliar.
Apa manfaatnya?
Dari sektor energi dan pertambangan, aksi jual asing terlihat pada Petrosea (PTRO) sebesar Rp120,7 miliar, serta Darma Henwa (DEWA) sekitar Rp106,1 miliar. Saham batu bara Adaro Minerals Indonesia (ADMR) juga dilego asing dengan nilai sekitar Rp68,9 miliar. Sementara itu, sektor defensif pun tidak luput dari tekanan.
Kalbe Farma (KLBF) mencatat net sell sekitar Rp65 miliar, diikuti oleh saham energi Medco Energi Internasional (MEDC) sebesar Rp60,5 miliar, serta Indofood Sukses Makmur (INDF) dengan net sell sekitar Rp58,7 miliar. Berikut rincian-nya: //
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Cirebon mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BERITA EMAS PT EQUITYWORLD FUTURES CIREBON – Emas Stabil, Pasar Mengawasi Deadline Trump untuk Iran
- → Equityworld Cirebon | Ada Cimory! 8 Emiten RI Ini Dikuasai Amerika, Termasuk Koleksi Kamu?
- → Equityworld Cirebon | Rupiah Melemah dari Riyal, yang Mau Umroh Ramadan Bawa Duit Berapa?